Wednesday, 29 November 2017

Cara Memilih Kursi Staff Berkualitas Dengan Mudah

Cara Memilih Kursi Staff Berkualitas Dengan Mudah


VISITJOGJA.NET - Kursi merupakan salah satu instrument yang dinilai cukup penting di sebuah kantor. Bagaimana tidak? Karena sebagian besar kegiatan para pekerja atau karyawan yang berada di kantor, menghabiskan banyak waktunya di kursi. Tanpa adanya kursi, tentu kegiatan kantor akan mengalami hambatan. Namun, penting diperhatikan. Bahwasanya pemilihan kursi, harus disesuaikan dengan pengguna kursi itu sendiri, serta tujuan digunakannya kursi tersebut.

Apakah kursi tersebut diperuntukan bagi direktur, karyawan, staff, atau bahkan tamu maupun pengunjung? Karena kini, kursi yang hadir di pasaran semakin beragam jenisnya, yang dibedakan dari desain serta fitur yang terdapat di dalamnya. Sebagai contoh, kursi untuk direktur, seharusnya kursi yang didesain dengan sangat ergonomis. Mulai dari roda yang aman, bagian sandaran yang empuk dan dapat menyesuaikan dengan bentuk anatomi tubuh bagian belakang, bantalan pinggul yang nyaman, hingga pegangan tangan yang dapat menyangga tangan saat bekerja, serta hal lainnya.

Di mana semua hal tersebut, dapat meningkatkan produktivitas. tak terkecuali, pemilihan yang tepat pada kursi staff.

Kegiatan kantor yang sering kali membuat jenuh, sehingga tingkat konsentrasi menjadi berkurang. Maka pemilihan kursi staff, harus dilakukan dengan tepat. Lalu bagaiamana caranya? Yakni sebagai berikut:

1. Pastikan anda lebih cermat dan teliti dalam memilih kursi. Dianjurkan untuk memilih yang ergonomis. Sehingga walaupun bekerja dalam waktu yang cukup lama di setiap harinya, dengan penggunaan kursi ergonomis, dapat meminimalisir resiko yang dimungkinkan terjadi. Seperti sakit punggung, nyeri pinggal, pegal, mata lelah dan lain sebagainya.

2. Selaraskan warna kursi dengan interior kantor. Hal ini, walaupun nampaknya sepele, namun jangan salah. Karena adanya kesesuaian atau keserasian setiap perlengkapan di kantor, dapat memunculkan perasaan yang lebih nyaman.

3. Pilih produk furniture dari toko furniture terpercaya dengan harga terbaik. Karena, pada beberapa toko, produk furniture dibandrol dengan harga yang relative tinggi. Padahal jika anda ingin meluangkan waktu sedikit lagi untuk mencari referensi harga di toko lainnya, anda akan mendapatkan produk furniter dengan harga yang terbaik setara dengan kulalitas produk furniture itu sendiri.

Kamu suka artikel seperti ini? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

VisitJogja.net- Jogja One Stop Travel Guide


Thursday, 2 November 2017

3 Tips Memilih Media Tepat untuk Update Berita Ekonomi Indonesia Terlengkap

3 Tips Memilih Media Tepat untuk Update Berita Ekonomi Indonesia Terlengkap

VISITJOGJA.NET -  Mencari berita ekonomi dan bisnis sepertinya perlu mencari media informasi yang memang bisa dipercaya. Kini dengan hadirnya internet kebutuhan informasi apapun bisa diakses dengan cepat dan sepertinya semakin tidak kenal batasan. Sayangnya internet yang membantu update berita ekonomi ataupun di bidang lain dengan begitu gesitnya terbilang kurang bersih. Mengingat ada banyak situs berita abal-abal yang sering menyampaikan informasi yang jauh dari realitas sehingga perlu dijadikan kewaspadaan sebelum mengkonsumsi informasi apapun.

Tips Memilih Media Berita Ekonomi Terpercaya

Bagi Anda yang memang sangat memerlukan berita ekonomi misal memiliki bisnis atau tengah menimbang dan memperhatikan investasi yang dilakukan. Tentu akan memerlukan media informasi yang tepat, dan dalam memilih bisa menyimak beberapa tips berikut:

1. Memilih situs atau media berita offline terkemuka,

Mencari berita apapun tentu memerlukan media terpercaya dan akan lebih aman memilih media yang sudah terkemuka, baik online maupun offline. Pilih media yang kerap dijadikan pilihan masyarakat untuk update informasi bidang apapun. Sehingga bisa memberi jaminan berita yang dikonsumsi memang bisa diandalkan.

2. Penyampaian berita yang tidak membosankan,

Media berita yang terpercaya dan mumpuni tidak akan memuat informasi secara rendahan, dalam artian berita berkualitas disampaikan dengan cara berkualitas pula. Anda bisa membandingkan beberapa media berita ekonomi yang mudah ditemukan. Meski tema yang disampaikan sama tentu salah satunya mampu menyampaikan berita dengan lebih baik. Membaca informasi penting dan akurat tentu perlu penyampaian yang mudah dipahami tidak ada ambigu dan meyakinkan.

3. Dilengkapi dengan sumber dan file pendukung berita,

Media berita manapun tentu tidak ingin diragukan kredibilitasnya sehingga apa yang disampaikan akan mencantumkan narasumber, file pendukung, dan lain sebagainya. Ketika menyampaikan sebuah pendapat maka pastikan mencantumkan nama atau sumber pemberi pendapat tersebut. Berita apapun perlu diberi file pendukung seperti foto, grafik, dan sebagainya agar lebih mudah dimengerti. Pertimbangkan membaca aneka kondisi ekonomi Indonesia terkini hanya di situs Infobank, akses informasi di dunia ekonomi semakin mudah dan tanpa batas.



Kamu suka artikel seperti ini? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

VisitJogja.net- Jogja One Stop Travel Guide


Friday, 29 September 2017

Bakpia Kukus Pengembangan Dari Bakpia Tradisional


Bakpia Kukus Pengembangan Dari Bakpia Tradisional

VISITJOGJA.NET - Bakpia memang sangat identik dengan panganan atau oleh-oleh khas Jogja, mungkin sudah tidak terhitung lagi berapa juta butir bakpia yang sudah diproduksi dan terjual hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Namun tahukah anda kalau bakpia aslinya bukanlah makanan dari Jogja?

Bakpia merupakan salah satu contoh akulturasi budaya yang berhasil disesuaikan dengan budaya lokal, bakpia yang aslinya berasal dari Tiongkok lambat laun bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas di daerah yang letaknya ribuan kilometer diluar negara Tiongkok.

Tak kalah kontroversial dengan awal mula kehadiran bakpia tradisional yang selama ini kita kenal, Bakpia kukus juga hadir dengan kontroversinya sendiri. Bagi orang yang belum akrab dan belum familiar dengan produk bakpia kukus pasti tidak akan menyangka kalau produk mirip dengan kue bolu seukuran genggaman tangan balita ini merupakan jenis bakpia.

Ya, bakpia kukus memang menggunakan bahan-bahan mirip dengan bakpia, hanya saja proses pengolahannya dilakukan dengan cara dikukus bukan dengan cara dipanggang atau dioven seperti bakpia pada umumnya.

Pengovenan ini membuat bakpia kukus memiliki tekstur yang lembut dan cenderung basah, sangat berbeda dengan bakpia yang identik dengan kue kering dan memiliki lapisan kulit renyah ketika digigit.

Selain memiliki tekstur kulit yang berbeda, Bakpia kukus juga tampil nyleneh dengan bentuk isi berupa pasta, namun varian rasanya tetap mengusung rasa isi bakpia tradisional berupa kacang hijau, kacang merah, keju dan cokelat.



Kamu suka artikel seperti ini? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

VisitJogja.net- Jogja One Stop Travel Guide


Batik yang Dihasilkan Dari Program Dukungan RGE



VISITJOGJA.NET - Batik merupakan kekayaan budaya Indonesia yang patut dilestarikan. Ada beragam jenis batik yang ada di negeri kita. Namun, salah satu yang menarik perhatian ialah Batik Bono yang hadir berkat dukungan Royal Golden Eagle (RGE).


Batik yang Dihasilkan Dari Program Dukungan RGE

Batik Bono diproduksi oleh para perempuan asal Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka yang mendesain, memproduksi, hingga menjual batik unik tersebut dalam payung organisasi Rumah Batik Andalan.

Seperti namanya, Batik Bono hadir terinsipirasi dari keunikan ombak Bono yang hanya ada di Pelalawan. Itu adalah gelombang tinggi di muara Sungai Kampar yang terjadi akibat pertemuan arus sungai dan aliran air laut yang pasang.

Ombak Bono sangat unik karena menghasilkan gelombang besar di sungai. Biasanya, aliran ombak semacam itu hanya ditemui di laut.

Bagi pencinta olahraga ekstrem, ombak Bono akhirnya menjadi daya tarik tersendiri. Banyak yang akhirnya berani menaiki gelombang dahsyat tersebut untuk berselancar.

Biasanya ombak Bono mencapai puncaknya sekitar bulan November dan Desember. Hal itu terjadi karena debit air yang tinggi seiring dengan kehadiran musim penghujan di sana.

Fenomena itu akhirnya dijadikan inspirasi oleh para wanita yang tergabung dalam Rumah Batik Andalan. Dengan maksud ingin menghadirkan batik dengan ciri khas sendiri, maka terciptalah motif ombak Bono yang khas.

Melihat perjalanan para perempuan di Rumah Batik Andalan menghasilkan batik Bono ternyata sangat inspiratif. Mereka memulainya dari dasar hingga akhirnya memiliki keterampilan khusus.

Rumah Batik Andalan hadir sebagai wujud nyata Royal Golden Eagle untuk memberi manfaat kepada masyarakat. Grup yang didirikan pada 1973 dengan nama Raja Garuda Mas itu memang ingin kehadirannya berguna bagi orang lain, khususnya warga di sekitarnya.

Harapan itu tertuang dalam filosofi bisnis 5C yang menjadi arahan kerja semua anak perusahaan RGE. APRIL Group yang termasuk di dalamnya juga ikut menjalankannya. Salah satunya dilakukan oleh unit bisnisnya, PT Riau Andalan Pulp & Paper.

PT RAPP menggagas program Community Development untuk mengembangkan potensi para wanita di Kabupaten Pelalawan. Mereka tahu para perempuan tersebut yang hanya menggantungkan hidup terhadap suaminya. Padahal, di tengah tuntutan dan beban hidup yang berat, kontribusi para istri terhadap perekonomian keluarga akan sangat membantu.

Maka, terbersit ide dari unit bisnis bagian dari Royal Golden Eagle itu untuk mengajari para perempuan untuk membatik. Nanti hasilnya diharapkan akan mampu dijual untuk membantu perekonomian keluarga.

Sepintas itu terlihat mudah, namun praktiknya tidak gampang. Keterampilan membatik bukanlah hal yang umum di Pelalawan. Situasinya berbeda dibanding dengan sejumlah kawasan di Pulau Jawa yang terkenal sebagai penghasil batik seperti Surakarta, Yogyakarta, atau Pekalongan.

“Saya tidak lahir dengan canting (alat pelukis batik, Red.) di tangan. Tidak seperti mereka yang ada di Jawa, “ canda seorang warga Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Hari Fitri Ramdhani, seperti dilaporkan oleh Jakarta Globe.

Akibatnya RGE harus mau mengajari para wanita di Pelalawan untuk membatik dari nol. Cara yang dilakukan ada dua. Royal Golden Eagle kerap mendatangkan produsen batik dari Jawa untuk melatih membuat batik di Pelalawan. Selain itu, grup yang dulu bernama Raja Garuda Mas ini juga sering mengirim anggota Rumah Batik Andalan ke daerah sentra batik di Jawa untuk belajar langsung di sana.

Saat mulai merintis program Rumah Batik Andalan pada 2013, ada 50 orang wanita yang tergabung. Namun, pada 2016, jumlahnya menurun hingga menjadi sepuluh orang saja.

Penurunan jumlah itu terjadi karena tidak semua mampu bertahan untuk mempelajari proses pembuatan batik. Tidak mudah untuk belajar hal dari nol untuk kemudian menguasainya layaknya seorang veteran.

Sebagai contoh tentang keharusan untuk menguasai semua proses pembuatan batik. Di Jawa, seiring perkembangan industri batik yang pesat, sudah ada pihak-pihak dengan spesialisasi khusus untuk membuat batik seperti mendesain, memberi warna, atau melukisnya dengan canting. Di Pelalawan kondisinya tidak seperti itu. Para wanita di Rumah Batik Andalan harus mengerjakan semuanya.

Namun, semuanya berbuah manis. Tiga tahun sejak pertama diajari, para wanita itu sudah piawai membuat batik. “Dulu mereka sering tersengat panas lilin yang digunakan untuk membatik ketika pertama kali berlatih,” kisah Manajer Community Development RAPP, Sundari Berlian.
 
Membantu Keluarga


VISITJOGJA.NET - Batik merupakan kekayaan budaya Indonesia yang patut dilestarikan. Ada beragam jenis batik yang ada di negeri kita. Namun, salah satu yang menarik perhatian ialah Batik Bono yang hadir berkat dukungan Royal Golden Eagle (RGE).

Akan tetapi, tidak ada hasil yang mengkhianati upaya. Perjuangan para wanita di Rumah Batik Andalan berbuah manis. Mereka mampu mendesain batik, memproduksi, hingga menjualnya.

Batik Bono hanya satu di antara motif yang mereka hasilkan. Masih banyak lagi motif yang tak kalah indah seperti akasia, timun suri, ekaliptus, dan lakum. Sama seperti Batik Bono, semua motif itu terinspirasi dari kehidupan di Pelalawan.

Akhirnya tujuan Royal Golden Eagle tercapai. Berkat batik yang diproduksinya, para wanita itu kini mampu produktif. Mereka bisa menghasilkan uang dari batik yang diproduksinya.

Menurut Sundari, setiap bulan, para wanita di Rumah Batik Andalan mampu memproduksi 130 buah batik cetak dan tulis. Dari semua itu, mereka bisa menghasilkan penjualan senilai Rp20 juta.

Para perempuan yang tergabung di Rumah Batik Andalan menikmati buahnya. Mereka mampu mendapat penghasilan sendiri yang berguna untuk membantu perekonomian keluarga.

Hani Fitri misalnya. Ia bisa membantu suaminya yang bekerja di sebuah bengkel. “Uang yang saya dapatkan dari Rumah Batik Andalan, terima kasih kepada Allah, telah membantu saya untuk membeli rumah,” kisahnya.

Lain lagi dengan Nikmah. Transmigran dari Jawa ini dulu kesulitan untuk membiayai hidup keempat anaknya. Penghasilan suaminya tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan. Tapi, semuanya berubah sejak Nikmah bergabung ke Rumah Batik Andalan.

“Syukur kepada Allah, rumah produksi ini telah membantu saya untuk membangun rumah sendiri,” ujar Nikmah.

Batik buatan Rumah Batik Andalan dijual sebagai suvenir untuk tamu-tamu PT RAPP. Namun, banyak juga pihak yang mencarinya sebagai oleh-oleh dari Pelalawan.

Namun, Rumah Batik Andalan ingin memperluas pasarnya. Mereka tengah berupaya menjajaki penjualan ke luar daerah. Hal itu dirasa memungkinkan karena produknya memang berkualitas. Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan mengikuti berbagai pameran seperti Pelalawan Expo 2016.

“Kami berharap bisa mempromosikan batik buatan kami di mana pun kami mengikuti pameran,” ujar Hanif Fitri.

Untuk menjaga buah karya Rumah Batik Andalan, Royal Golden Eagle membantu proses perolehan hak paten. Akhirnya pada November 2016, lima motif Batik Bono hasil buatan Rumah Batik Andalan mendapatkan perlindungan hak cipta.

Hal itu dirasa akan mampu mengembangkan Rumah Batik Andalan semakin besar. Kondisi itulah yang diharapkan oleh PT RAPP. Sebagai bagian dari Royal Golden Eagle, mereka memang ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan peningkatan keterampilan.

“Kami berharap Batik Bono menjadi ikon daerah. Tidak hanya dikenal di Pelalawan, tapi juga di seluruh dunia,” ujar Direktur PT RAPP, Rudi Fajar.

Terlihat nyata bahwa para wanita sejatinya memiliki potensi besar asal diberi kesempatan. Rumah Batik Andalan yang digagas oleh Royal Golden Eagle merupakan bukti nyatanya.

Sumber : http://kabardunia.com/snapshot/19062-cara-menjadi-pebisnis-sukses-menurut-versi-sukanto-tanoto.html



Kamu suka artikel seperti ini? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

VisitJogja.net- Jogja One Stop Travel Guide


Wednesday, 27 September 2017

Pantai Tegal Wangi, Pantai Tersembunyi Nan Eksotis di Bali

Pantai Tegal Wangi, Pantai Tersembunyi Nan Eksotis di Bali

VISITJOGJA.NET - Bali memang identik dengan pantainya yang indah dan eksotis. Namun, jangan salah, Bali tidak hanya mempunyai pantai Sanur dan Kuta.

Masih banyak lagi pantai tersembunyi dan mempunyai keindahan yang tak kalah dengan pantai Sanur atau Kuta. Salah satu di antaranya adalah Pantai Tegal Wangi.

Pantai yang terletak di Jimbaran ini, berjarak sekitar 15 km dari Kuta, dibatasi oleh tebing setinggi 10 meter dan tembok. Untuk menuju pantai ini tidaklah susah. Dari bandara Ngurah Rai, kita hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 30 menit.

Agar liburanmu lebih maksimal dan leluasa, kita bisa menyewa mobil di persewaan yang ada di bandara. Saya merekomendasikan OMOcars, rental mobil murah dan terpercaya.

Kita tinggal mengikuti jalur menuju Ayana Resort hingga bertemu dengan Pura Segara. Ikuti jalan yang berdinding baru hingga bertemu dengan tebing. Setelah berbelok ke kiri, kita akan langsung berada di depan pantai Tegal Wangi.

Pencarian kita ini akan lebih mudah jika memanfaatkan peta atau Google maps. Kita juga bisa bertanya ke penduduk lokal.

Keistimewaan Pantai Tegal Wangi

Keindahan pantai ini tidak lepas dari pasir putihnya yang unik berwarna semu kemerahan, dipadukan dengan warna air laut yang biru kehijauan. Pemandangan ini semakin sempurna dengan hadirnya tebing tinggi beserta pohon-pohon yang menghijau di sepanjang tebing. Belum lagi suara gemuruh deburan ombak yang menghantam beberapa karang serta buih putih yang ditimbulkannya, semakin memperindah pemandangan di pantai ini.

Karena masih termasuk pantai perawan yang belum tersentuh banyak wisatawan, tak heran jika pantai ini masih sangat asri. Pasir putihnya sedikit kasar namun nyaman di kaki dan sangat bersih. Inilah pantai yang cocok bagi kita yang ingin melihat sunset tanpa terganggu hadirnya banyak wisatawan.

Aktivitas yang Bisa Kita Lakukan

Ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan di tempat yang indah ini. Seperti telah dituliskan di atas, tempat ini sangat cocok bagi mereka yang ingin melihat semburat merah yang muncul bersamaan dengan detik-detik tenggelamnya matahari. Kita bisa menikmatinya sepuasnya sembari duduk-duduk di atas pasir atau memancing di tepi pantai.

Indahnya pemandangan sekaligus kebersihannya yang masih terjaga, membuat pantai ini menjadi tempat favorit untuk berfoto. Latar ombak yang menggulung dan birunya air laut yang dipadukan dengan langit cerah, membuat foto menjadi tampak sempurna. Kita juga bisa memilih latar tebing yang tinggi dan dipadukan dengan hijaunya pepohonan.

So, bagi kamu yang sedang berkunjung ke Bali, jangan lewatkan tempat ini begitu saja, silakan kunjungi bersama teman-temanmu. Rasakan keindahan karya agung Tuhan di pantai Tegal Wangi.



Kamu suka artikel seperti ini? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

VisitJogja.net- Jogja One Stop Travel Guide