Friday, 29 September 2017

Bakpia Kukus Pengembangan Dari Bakpia Tradisional


Bakpia Kukus Pengembangan Dari Bakpia Tradisional

VISITJOGJA.NET - Bakpia memang sangat identik dengan panganan atau oleh-oleh khas Jogja, mungkin sudah tidak terhitung lagi berapa juta butir bakpia yang sudah diproduksi dan terjual hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Namun tahukah anda kalau bakpia aslinya bukanlah makanan dari Jogja?

Bakpia merupakan salah satu contoh akulturasi budaya yang berhasil disesuaikan dengan budaya lokal, bakpia yang aslinya berasal dari Tiongkok lambat laun bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas di daerah yang letaknya ribuan kilometer diluar negara Tiongkok.

Tak kalah kontroversial dengan awal mula kehadiran bakpia tradisional yang selama ini kita kenal, Bakpia kukus juga hadir dengan kontroversinya sendiri. Bagi orang yang belum akrab dan belum familiar dengan produk bakpia kukus pasti tidak akan menyangka kalau produk mirip dengan kue bolu seukuran genggaman tangan balita ini merupakan jenis bakpia.

Ya, bakpia kukus memang menggunakan bahan-bahan mirip dengan bakpia, hanya saja proses pengolahannya dilakukan dengan cara dikukus bukan dengan cara dipanggang atau dioven seperti bakpia pada umumnya.

Pengovenan ini membuat bakpia kukus memiliki tekstur yang lembut dan cenderung basah, sangat berbeda dengan bakpia yang identik dengan kue kering dan memiliki lapisan kulit renyah ketika digigit.

Selain memiliki tekstur kulit yang berbeda, Bakpia kukus juga tampil nyleneh dengan bentuk isi berupa pasta, namun varian rasanya tetap mengusung rasa isi bakpia tradisional berupa kacang hijau, kacang merah, keju dan cokelat.



Kamu suka artikel seperti ini? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

VisitJogja.net- Jogja One Stop Travel Guide



EmoticonEmoticon